Sebuah bisnis identik dijalankan oleh seorang laki-laki, namun belakangan perempuan kian hadir untuk turut serta dalam dunia bisnis. Berbagai inovasi dan kreativitas disalurkan melalu sebuah usaha. Namun, tak berarti jalan dan prosesnya selalu mulus, berikut tujuh tantangan yang dihadapi dan dialami oleh perempuan saat menjadi pengusaha.

Tantangan 1: Di zaman sekarang, entrepreneur perempuan masih saja dianggap menentang ekspektasi sosial.

Dalam dunia bisnis, seorang perempuan mungkin merasa seolah-olah harus mengadopsi sikap stereotip pria terhadap bisnis yakni yang kompetitif, agresif dan kadang bersifat keras. Namun, seorang pengusaha perempuan yang sukses percaya bahwa tetap setia pada diri sendiri dan menemukan suara kamu sendiri adalah kunci untuk bangkit di atas harapan yang telah terbentuk sebelumnya.

Tantangan 2: Terbatasnya akses terhadap pendanaan. Padahal prestasi tak dibatasi gender kan?

Konon, dalam dunia bisnis lebih sulit meningkatkan modal sebuah usaha milik perempuan. Penelitian Babson College menemukan bahwa perusahaan perempuan yang didanai oleh modal usaha kurang dari 3 persen saja. Cara lain untuk mengatasi masalah ini adalah dengan bekerja untuk mendapatkan lebih banyak investor perempuan yang terlibat dan saling mendukung.

Tantangan 3: Berada di sekeliling laki-laki menjadi tantangan tersendiri bagi setiap perempuan.

Tidak bisa dipungkiri bahwa dunia bisnis didominasi oleh laki-laki, maka ketika seorang perempuan masuk dunia bisnis, yang banyak ditemui adalah laki-laki. Sebagai pengusaha perempuan di industri yang didominasi laki-laki, untuk mendapatkan sebuah penghargaan adalah sebuah perjuangan tersendiri. Salah satu hal yang dapat kamu lakukan adalah bergabung dengan berbagai kelompok pengusaha perempuan.

Tantangan 4: Kadang kondisi “tertekan” membuatmu kehilangan percaya diri.

Keyakinan adalah kunci sukses, bahkan saat kamu menghadapi ruang rapat yang penuh laki-laki. Mungkin kamu sering merasa gagasanmu mendapat lebih banyak perhatian dibandingkan dengan rekan laki-laki. Namun, jangan biarkan hal itu membuat kamu enggan menjadi pemimpin bisnis yang hebat.