Banyak orang percaya, bahwa hubungan seks dengan pasangan harus rutin dilakukan untuk menjalin keintiman, sehingga nantinya hubungan menjadi lebih harmonis. Menurut para pakar dan peneliti, seks juga bisa memberi manfaat besar bagi kesehatan dan dapat memperpanjang umur lho. Nggak percaya?

Memperpanjang Umur

Lelaki yang orgasme dua sampai tiga kali seminggu akan cenderung lebih panjang umurnya. Demikian yang dikatakan Yvonne K. Fullbright, PhD, salah seorang penulis buku terkenal The Secrets of Sexual Satisfaction, dikutip dari situs Cosmopolitan. Mereka hidup lebih lama dibanding pria yang orgasmenya lebih sedikit. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa seks yang sehat akan meminimalisir kadar masalah kardiovaskular dalam tubuh.

Fungsi Antidepresan

Sebuah studi tahun 2002 dari University at Albany menyatakan bahwa dari 300 perempuan yang melakukan hubungan seks tanpa kondom memiliki gejala depresi lebih sedikit dibandingkan perempuan yang menggunakan kondom. Para peneliti itu berhipotesis, bahwa berbagai senyawa dalam air mani, termasuk estrogen dan prodtaglandin memiliki sifat antidepresan, yang kemudian diserap oleh tubuh setelah berhubungan seks. Ini berita bagus untukmu yang sudah menikah. Bukan begitu?

Memperpanjang Ingatan

Hasil penelitian dari McGill University di Montreal menunjukkan, bahwa hubungan seksual dapat memberi efek menguntungkan pada fungsi memori wanita muda yang sehat. Mereka menemukan, hubungan seksual mampu meningkatkan pertumbuhan jaringan baru pada bagian otak yang merupakan pusat emosi, ingatan, dan sistem saraf otomatis.

Fungsi Pengobatan

Jangan melewatkan seks, ketika kamu menderita sakit kepala. Sebab penelitian menunjukkan, dengan melakukan kegiatan ini bisa membantu meringankan gejala sakit yang kamu derita. Tahu 2013, sebuah penelitian di Jerman mengungkapkan bahwa 60% peserta yang memiliki migrain dan 30% penderita cluster sakit kepala yang berhubungan seks selama sakit, dilaporkan merasa terbantu secara parsial atau total. Ini erat kaitannya dengan efek oksitosin, yaitu hormon yang membantu menghilangkan nyeri.

Meningkatkan Kreativitas

Penelitian menunjukkan bahwa orgasme dapat membuat wanita lebih percaya diri, produktif dan kreatif. Dan umpan baliknya, wanita akan mencapai orgasme lengkap ketika mereka menjadi kreatif. Lebih dari itu,  sebuah penelitian yang dilakukan Beverly Whipple, Phd dalam bukunya The Orgasm Answer Guide berkata, “Risiko kanker payudara akan berkurang drastis pada wanita yang aktif secara seksual akibat adanya hormon oksitosin yang meningkat saat tubuh mengalami rangsangan dan orgasme.”
Jadi tidak hanya sebagai pelampiasan nafsu semata ya!