Kata orang, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Lebih baik mempersiapkan diri untuk sesuatu yang kemungkinan besar terjadi dari pada merasa menyesal di kemudian hari. Salah satunya tentang putus cinta. Siapa yang bilang putus cinta harus selalu mengejutkan dan membuat seseorang putus asa? Salah satu rahasianya adalah dengan membuat persiapan. Terutama jika kamu sudah tahu bahwa kata putus itu ada di depan mata. Bisa jadi, si dia sudah mempersiapkan dirinya juga. Jadi, pastikan kamu sudah melakukan beberapa hal ini sebelum mengucap kata putus.

1. Pastikan hubunganmu baik dengan semua orang terlibat

Ketika kamu putus nanti, waktumu akan terbuang banyak untuk menyembuhkan diri. Tentu saja hubunganmu dengan teman-teman si dia atau bahkan orang tuanya akan turut merenggang. Jangan biarkan ini terjadi. Kamu tidak perlu memberi tahu mereka tentang masalah yang sedang terjadi, tetapi paling tidak langkahmu mendekati mereka adalah pesan bahwa semuanya akan baik-baik saja meski kalian akan putus. Selain itu hubungan baik juga perlu kamu jalin dengan si dia sendiri. Berdamailah dengannya. Toh nanti ketika sudah putus, kamu tidak perlu lagi berhubungan denganya. Hal ini perlu dilakukan agar kamu bisa hidup dengan damai juga nantinya.

2. Memanfaatkan kekosongan jarak yang ada antara kamu dan si dia

Faktanya, hubunganmu dan si dia sudah merenggang. Daripada menghabiskan waktu untuk galau dan merenggut saja di dalam kamar, lebih baik kamu memanfaatkannya untuk mencari kegiatan baru. Ini sesuatu yang biasanya disarankan kepada orang-orang yang hendak mengobati sakit hati setelah putus. Selain mempersiapkan kegiatan, kamu juga bisa mulai merawat diri lebih dari sebelumnya. Pergilah ke salon dan ubah gaya rambutmu. Meskipun ia tidak membalas pesanmu, paling tidak kamu bisa membeli beberapa pakaian baru. Siapa tahu bisa untuk nge-date berikutnya.

3. Menjalin komunikasi baik dengan teman-teman lama

Mulai hubungi temanmu sebanyak mungkin. Kamu mungkin akan membutuhkan mereka untuk mengisi waktu setelah putus nanti. Jangan gengsi untuk mengajak teman-teman lama reuni. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, bukan? Jangan-jangan, jodohmu malah lebih dekat karena kamu berani keluar dari zona nyamanmu. Jika perlu, rencanakan liburan dalam waktu dekat agar kamu tidak merasa kesepian.

4. Persiapkan rencana jauh ke depan tanpa si dia

Sekolah lagi atau pindah pekerjaan. Apapun bisa kamu rencanakan mulai dari sekarang tanpa perlu melibatkan si dia. Kamu bisa mengambil keputusan impulsif seperti pindah kerja ke luar kota atau bahkan keluar negeri. Rencanakan semuanya dari sekarang. Jika kamu sedikit nakal, kamu juga bisa memberikan teaser tentang rencanamu pada si dia. Ingat, tidak perlu melibatkan si dia dalam rencanamu. Apa lagi jika tanda-tanda ingin putus datangnya dari si dia.

5. Siapkan penjelaskan dan katakan ‘putus’

Tidak semua pria bisa mengunkapkan kata putus dengan mudah. Jika ini kasus yang sedang kamu alami, coba ambil alih. Persiapkan penjelasan yang baik tentang bagaimana kamu berharap tetap bisa berhubungan baik dengannya suatu saat. Jelaskan juga tentang bagaimana ia membuatmu merasa kurang nyaman akhir-akhir ini. Setelah itu, ucapkan kata ‘putus’ itu baik-baik. Pastikan keputusanmu bulat agar tidak menyebabkan  permasalahan tambahan.

Menang perjuangan ini tidak mudah, tetapi semua akan menjadi indah pada saatnya. Good luck!

 

popbela.com