Hai, Girls! Menjadi pramugari nampaknya masih menjadi primadona para wanita yang ingin berkarir. Siapa coba yang tidak ingin bepergian ke suatu daerah atau negara dan juga mendapatkan gaji yang lumayan? Bila dilihat dari penampilan luarnya, seorang pramugari terlihat begitu chic dengan seragamnya menawan dan eksklusif.

Bicara tentang seragam yang biasa dikenakan pramugari, umumnya merupakan padu padan kemeja dan rok pensil ketat juga tidak ketinggalan aksesori yang berbeda-beda di setiap maskapainya. Nah, jika begini bagaimana dengan kamu yang muslim yang terbiasa mengenakan hijab? Apakah kamu mempunyai kesempatan untuk menjadi seorang pramugari tanpa harus melepaskan hijab?

Jawabannya tentu saja bisa!

Meski rasanya tidak mungkin jika sobat ingin bergabung dengan maskapai lokal karena tidak ada satu maskapai pun di Indonesia yang pramugarinya berhijab. Namun airlines dunia ada kok yang pramugarinya mengenakan hijab!

Marintan, pramugari pada sebuah maskapai penerbangan yang berbasis di Saudi Arabia, sekaligus Founder dari forumpramugari.com mengatakan bahwa pramugari berhijab merupakan isu yang pelik. Menurutnya hal ini tergantung pada maskapai penerbangan dan komitmen kamu untuk menjadi pramugari.

Sayangnya, pemberlakuan mengenakan seragam yang sesuai dengan syariat Islam, masih terbatas dan belum berpihak pada kaum wanita muslim. Disamping itu, Ia juga menjelaskan bahwa masih banyak teman sesama profesinya yang tetap berhijab saat tidak bertugas di pesawat.

Aturan seragam pramugari berhijab ini sepertinya masih sedikit “tabu” bagi banyak maskapai. Pilihannya sulit memang, Marintan menjelaskan bahwa satu hal yang paling penting dan utama dari para wanita yang ingin mencalonkan diri atau melamar pekerjaan sebagai seorang pramugari adalah harus bersedia mengenakan seragam sesuai ketentuan dari maskapai tersebut.

Dia juga menjelaskan bahwa banyak maskapai dari negara-negara timur tengah sekalipun yang tak juga memberlakukan seragam yang tertutup untuk para pramugarinya.

“Contohnya Emirates, betis pasti terlihat, dan rambut ketika di kabin akan terlihat, karena topi dibuka” Ujarnya.

Menurut Marintan jika kamu yang berhijab dan masih ingin terus mengejar mimpinya dengan tetap menggunakan jilbab saat menjadi pramugari, hanya ada dua pilihan.

“Pilihannya cuma dua, di maskapai Saudi Arabia, atau di carteran haji,” tuturnya.

“Sebab seragam itu adalah bagian dari image maskapai tersebut. Ada alasan mengapa maskapai penerbangan memberlakukan aturan seragam,” ujarnya.

So, Girls buat kamu yang berhijab dan ingin menjadi pramugari jangan patah semangat ya!