Seringkali orang bilang, masalah keuangan itu begitu identik dengan wanita. Padahal, mengelola uang memang bukanlah hal mudah untuk dilakukan, baik untuk pria ataupun wanita. Pengelolaan finansial bisa jadi lebih sulit daripada mendapatkan uang. Kalau mengelola dengan cara tidak tepat, bisa jadi pengeluaran tak terkontrol walau penghasilan bertambah. Wanita pun seringkali tergoda menghabiskan uang di dompetnya lantaran mendapat stimulus secara emosional. Untuk masa depan yang lebih baik, pelajari kesalahan yang sering dilakukan wanita-wanita ini ya!

1-fa0f0d603fb0dac807a695a117ad70c9.jpg

Asal kamu tahu, mencatat pengeluaran sangat penting dalam semua aspek yang membutuhkan uang. Baik itu skala perusahaan, hingga keuangan pribadi atau keluarga. Tanpa mencatat pengeluaran, kamu tak akan tahu kemana saja uang yang telah kamu alokasikan. Kalau sudah mencatatnya dengan rapi, yakin deh tak akan ada lagi pertanyaan “Kok duitku tinggal segini?”

2-d3fa38c649bc181bc78f0fbc20370b10.jpg

Diakui atau tidak, wanita lebih sering ‘latah’ dalam membelanjakan uangnya. Kalau berhubungan dengan belanja, wanita akan sangat responsif dalam menanggapinya, percayalah. Tentu saja hal ini akan mengganggu keuangan ke depannya. Solusinya, prioritaskan segala kebutuhan lebih dahulu. Sisanya baru ditabung atau diinvestasikan, atau dibelikan keperluan lainnya.

3-e8434b3edc86975323b26623988e70bf.jpg

4-044002604c3e952ee4ac5b59f7f84366.jpg

Terlalu sering menggunakan kartu kredit artinya semakin banyak pula hutang yang harus dibayarkan. Semua orang tahu kalau wanita tak bisa menahan godaan semacam tas dan sepatu. Tapi kalau tujuannya hanya untuk menyenangkan hati, tentu ini bukanlah hal yang bijaksana. Sebuah survei yang dilakukan Univeristy of Hertfordshire menunjukkan, sebanyak 79% responden berbelanja untuk menghibur diri. Kalau begini terus-terusan apa nggak bangkrut?

5-f0a2fae12d3faa075424c48b35a02839.jpg

Tak sedikit wanita yang merasa memiliki hak prerogatif dalam mengurus keuangan rumah tangga. Padahal, gunanya pasangan adalah untuk berdiskusi mengenai keputusan-keputusan penting agar tak terjadi salah langkah. Mengambil keputusan sendiri sebaiknya dihindari, utamanya yang berhubungan dengan keuangan. Paling tidak, beritahu setiap pemasukan dan pengeluaran secara umum pada suami, agar tidak terjadi pertengkaran.
popbela.com