Mendengar kata stres kamu pasti akan langsung berpikir tentang sesuatu yang buruk. Tapi pernahkan kamu mencoba untuk mendefinisikan apa itu stres? Stres adalah respon tubuh terhadap situasi tertentu. Memang, jika tidak ditanggapi dengan baik stres ini bisa mengganggu fisik maupun mental. Namun nggak semua stres itu buruk, beberapa stres justru meningkatkan kewaspadaanmu dan menjadi kekuatan untuk menghadapi hal-hal yang tidak terduga. Inilah jenis-jenis stres yang perlu kamu tahu.

Distres

Distres masuk ke dalam jenis stres yang berdampak negatif. Umumnya berasal dari pengalaman buruk, ancaman, atau perubahan situasi yang tidak terduga dan menciptakan ketidaknyamanan.  Biasanya hanya akan dialami dalam jangka pendek, namun juga tidak menutup kemungkinan untuk terjadi dalam waktu yang lama jika tidak diatasi dengan baik. Gejalanya yaitu keringat berlebihan, mual, pusing, sesak nafas, sakit kepala, hingga ketidakstabilan emosi.

Hipostres

Tipe stres yang ini muncul karena tidak adanya tantangan dalam hidup. Jadi, hidup yang berjalan terlalu datar juga bisa menjadi pemicu stres, Bela. Seseorang bisa mengalami hipostres jika dilanda kebosanan dalam jangka waktu yang panjang. Jika tidak segera diatasi, hipostres bisa memicu depresi. Umumnya hipostres akan membuat seseorang menjadi minder, merasa tidak berguna atau sia-sia, dan merasa kesepian.

Eustres

Bukan cuma hal buruk saja yang jadi pemicu stres, hal baik pun juga bisa jadi pemicu stres. Misalnya stres yang muncul saat menyiapkan pernikahan atau wisuda. Stres jenis ini disebut dengan eustress, yaitu jenis stres yang baik karena berfungsi untuk membuat tubuh lebih waspada. Stres jenis ini membuat tubuh dan pikiran jadi lebih siap untuk menghadapi tantangan, bahkan bisa terjadi tanpa kita sadari. Eustres akan membantu kita untuk lebih kuat, memudahkan dalam mengambil keputusan, dan memudahkan kita untuk mencapai tujuan dan menikmati proses dengan energi dan semangat.