Jika kamu pernah melihat film Fifty Shades of Grey tau pernah tahu tentang rough sex semacam BDSM, mungkin kamu berpikir bagaimana bisa orang mendapatkan kepuasan seksual dengan cara menyakitkan semacam itu. Bahkan beberapa aksi yang dilakukan termasuk ekstrem dan tidak manusiawi.

shutterstock_216891568

Tapi memang benar ada lho, bahkan beberapa wanita juga ada yang menyukai permainan ranjang yang kasar semacam ini. Meski termasuk dalam kelainan seksual, namun ada penjelasan ilmiahnya lho, bagaimana bisa orang mendapatkan kepuasan seksual dari hal ngeri seperti ini.

Peneliti seksual Nicole Prause, Ph.D. dalam Men’s Health mengatakan bahwa pada dasarnya ini dipicu teori kepuasan di dalam otak masing-masing orang. Dengan adanya aksi menjambak, menampar, memukul pantat, menggigit atau mencakar, tekanan darah akan meningkat dan denyut jantung bertambah cepat sehingga menambah adrenalin.

Di otak beberapa orang, hal ini bukannya ditunjukkan dengan rasa takut, justru rasa senang. Nicole Prause mengatakan bahwa hal ini juga ada hubungannya dengan otak bagian yang merespon rasa sakit. Pada bagian ini, respon rasa sakit terbalik dengan respon rasa nikmat seksual. Hal ini cukup membingungkan otak, alih-alih menunjukkan rasa sakit, kamu justru menyukainya.

Lalu bagaimana jika kamu salah satu yang mengalami hal seperti ini? Salah satu caranya adalah dengan berpikiran terbuka. Katakan dengan jujur pada suami dan mengapa kamu menginginkannya. Akan lebih baik diungkapkan daripada menjadi beban.

Akan lebih baik jika suami mengerti dan bisa menerima, karena seringkali justru pria lah yang menyukai permainan kasar di atas ranjang. Selama hal ini masih bisa kalian terima dan dalam batas yang disepakati, seks kasar tak akan jadi masalah besar dalam pernikahan.

Jika kamu pernah melihat film Fifty Shades of Grey tau pernah tahu tentang rough sex semacam BDSM, mungkin kamu berpikir bagaimana bisa orang mendapatkan kepuasan seksual dengan cara menyakitkan semacam itu. Bahkan beberapa aksi yang dilakukan termasuk ekstrem dan tidak manusiawi.

Tapi memang benar ada lho, bahkan beberapa wanita juga ada yang menyukai permainan ranjang yang kasar semacam ini. Meski termasuk dalam kelainan seksual, namun ada penjelasan ilmiahnya lho, bagaimana bisa orang mendapatkan kepuasan seksual dari hal ngeri seperti ini.

Peneliti seksual Nicole Prause, Ph.D. dalam Men’s Health mengatakan bahwa pada dasarnya ini dipicu teori kepuasan di dalam otak masing-masing orang. Dengan adanya aksi menjambak, menampar, memukul pantat, menggigit atau mencakar, tekanan darah akan meningkat dan denyut jantung bertambah cepat sehingga menambah adrenalin.

Di otak beberapa orang, hal ini bukannya ditunjukkan dengan rasa takut, justru rasa senang. Nicole Prause mengatakan bahwa hal ini juga ada hubungannya dengan otak bagian yang merespon rasa sakit. Pada bagian ini, respon rasa sakit terbalik dengan respon rasa nikmat seksual. Hal ini cukup membingungkan otak, alih-alih menunjukkan rasa sakit, kamu justru menyukainya.

Young couple lying on floor, embracing, mid section
Young couple lying on floor, embracing, mid section

Lalu bagaimana jika kamu salah satu yang mengalami hal seperti ini? Salah satu caranya adalah dengan berpikiran terbuka. Katakan dengan jujur pada suami dan mengapa kamu menginginkannya. Akan lebih baik diungkapkan daripada menjadi beban.

Akan lebih baik jika suami mengerti dan bisa menerima, karena seringkali justru pria lah yang menyukai permainan kasar di atas ranjang. Selama hal ini masih bisa kalian terima dan dalam batas yang disepakati, seks kasar tak akan jadi masalah besar dalam pernikahan.

 

Sumber : vemale.com